Floca.id - Bayangin, kamu lagi ngopi sore, terus iseng buka saldo tabungan emas. Eh, ternyata bisa langsung dicairin jadi batangan. Enggak perlu ke toko, enggak perlu nunggu. Cukup scan QR dari ponsel, lalu... cling! Emas fisik keluar dari mesin ATM. Bukan tarik duit tapi emas. Inovasi ini datang dari Public Gold, perusahaan emas asal Malaysia.
ATM emas Public Gold baru aja resmi diluncurin kemarin, Sabtu (22/6), di Jakarta. Kota ini bakal jadi lokasi pertama di Indonesia yang punya mesin canggih ini. Tujuannya simpel: biar kamu bisa punya akses ke emas fisik kapan pun, tanpa ribet. Dan buat kamu yang mulai mengatur keuangan lebih bijak dan berkah, punya emas fisik juga jadi pilihan yang makin tenang di hati.
“Di Public Gold, kami tidak hanya berdagang emas. Kami memberdayakan komunitas lewat edukasi, teknologi, dan kemitraan yang kuat,” ujar Dato Wira Louis Ng, Pendiri dan Executive Chairman Public Gold Group, dalam acara peluncuran di Hotel DoubleTree by Hilton, Kemayoran, Jakarta.
10 Tahun di Indonesia, Siap Buka Cabang Baru
Public Gold pertama kali berdiri di Malaysia tahun 2008, dan mulai ekspansi ke Indonesia sejak 2016. Sekarang udah ada lima cabang resmi di Indonesia: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Banjarbaru, dan Surabaya.
Lanjut bacanya ke sini yuk:
LIXIL dan Dua Merek Andalan Beri Apresiasi Properti Asia Pasifik lewat IPA 2025-2026
Selanjutnya? Mereka siap buka cabang keenam di Makassar. Target besarnya: punya 10 cabang di Indonesia sebelum tahun 2025 berakhir.
Bersama, kita bergerak sebagai kekuatan pemberdayaan untuk membangun masa depan keuangan yang berkelanjutan bagi kita semua,” lanjut Dato.
Emas Lokal, Kualitas Internasional
Soal kualitas, Public Gold enggak main-main. Semua produknya diproduksi langsung di pabrik mereka yang berlokasi di Cikarang.
Dengan pengalaman lebih dari 18 tahun, kualitas jadi standar utama. Dan pastinya, semua emas yang keluar asli dan bersertifikat.
Lanjut bacanya ke sini yuk:
Nicorette Bisa Bantu Berhenti Merokok, Ini Kampanye Barunya Kemenkes & Kenvue
Pabrik ini juga jadi tempat pemberdayaan talenta lokal. Public Gold pengin anak-anak muda Indonesia bisa siap bersaing di level internasional. Standar produksinya pun kelas dunia—jadi enggak perlu ragu lagi soal kualitas.
Target 10 Juta Pelanggan di 2030
Public Gold punya ambisi besar: 10 juta pelanggan di Indonesia pada 2030. Tapi buat mereka, ini bukan cuma soal angka.
Mereka juga pengin masyarakat makin paham bahwa emas bukan cuma simbol kemewahan, tapi juga perlindungan finansial jangka panjang. Investasi yang enggak cuma untung di dunia, tapi juga tenang secara nilai dan niat.
“Emas bukan lagi kemewahan, tapi perlindungan finansial. Dan Indonesia adalah pondasi penting dari visi itu,” tutup Dato. (ikh)
Foto: Public Gold