Floca.id - Setelah hubungan intim, tidak semua orang bisa langsung siap untuk melanjutkan ke putaran berikutnya. Tubuh kerap membutuhkan waktu untuk pulih, dan jeda tersebut menjadi bagian yang wajar dalam pengalaman seksual pasangan.
Edukator seks dari Naughty North, Daniel Sher, mengatakan setiap orang memahami tubuhnya sendiri lebih baik dibanding siapa pun. Karena itu, lamanya waktu jeda sebelum kembali berhubungan intim sangat bergantung pada kondisi fisik masing-masing individu.
Isi Jeda dengan Aktivitas Menyenangkan
Menurut Sher, waktu tunggu tersebut tidak harus diisi dengan menunggu tanpa aktivitas. Ia menyarankan pasangan tetap menjaga koneksi dengan melakukan kegiatan ringan bersama.
“Pertimbangkan melakukan sesuatu yang playful dan menyenangkan dengan pasangan,” ujar Sher, dikutip dari askmen.
Aktivitas itu akan menjaga keintiman. Kekompakan kita dan pasangan membuat suasana semakin hangat dan segera menjadi ‘panas’ kembali.
“Mandi berdua, memberikan pijatan sensual, atau memulai foreplay ringan,” tambahnya, memberi contoh aktivitas yang dapat membuat pasangan siap lagi secara alami.
Sher menambahkan, komunikasi terbuka selama jeda tersebut juga penting untuk menghindari kesalahpahaman. Menyampaikan kondisi tubuh secara jujur dapat membantu pasangan memahami batasan masing-masing tanpa tekanan atau ekspektasi berlebihan.
Cerita lainnya dari Floca:
Tak Boleh Lupa, Jaga Selalu Kebersihan
Selain itu, menjaga kebersihan setelah berhubungan intim juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kesehatan seksual. Membersihkan diri, mengganti seprai, atau merapikan tubuh bersama pasangan dapat menjadi transisi yang nyaman sebelum melanjutkan aktivitas berikutnya.
Dengan memberi ruang bagi tubuh untuk beristirahat dan tetap menjaga kedekatan emosional, jeda sebelum putaran kedua tidak lagi dipandang sebagai gangguan. Ini bagian dari proses yang membuat pengalaman intim terasa lebih nyaman dan seimbang. (ikh)
Foto cover: Unsplash/the blowup