Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Hidup / Prudential Indonesia Jaga Jakarta Lewat Penanaman 5.500 Mangrove
Prudential Indonesia Jaga Jakarta Lewat Penanaman 5.500 Mangrove

Prudential Indonesia Jaga Jakarta Lewat Penanaman 5.500 Mangrove

2026-08-10  Ikhsan Digdo  112 views

Floca.id - Jakarta sering dibicarakan karena macet, banjir, atau udara panasnya. Padahal, ada cerita lain yang pelan-pelan ikut mengkhawatirkan, yaitu pesisir terus tergerus abrasi dan penurunan muka tanah dari tahun ke tahun.

Di tengah kondisi itu, mangrove mulai kembali dilihat sebagai salah satu benteng alami yang masih bisa menjaga garis pantai. Pohon-pohon ini mampu meredam abrasi, menyerap karbon, dan membantu menjaga ekosistem yang selama ini menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Menanam untuk Jakarta yang Lebih Tahan

Prudential Indonesia bersama CarbonEthics menanam 5.500 bibit mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Penanaman ini dilakukan dalam rangka Hari Mangrove Sedunia dan menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pesisir Jakarta terhadap dampak perubahan iklim.

Data BRIN menunjukkan rata-rata penurunan muka tanah Jakarta mencapai sekitar 5,71 cm per tahun, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta masih mencatat adanya kawasan mangrove yang mengalami kerusakan akibat sampah, limbah domestik, gangguan fisik, dan banjir rob.

Direktur Kepatuhan sekaligus Chief Risk & Compliance Officer Prudential Indonesia, Maria Rosalinda, mengatakan perusahaan ingin mengajak lebih banyak orang terlibat langsung dalam menjaga lingkungan.

"Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin mengajak karyawan dan tenaga pemasar untuk berkontribusi langsung dalam menjaga ekosistem pesisir," ujar Maria dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (10/8).

 

Cerita lainnya dari Floca:

Dari Laba hingga Dampak, Warta Ekonomi Apresiasi Transformasi BUMN

 

Dari Pohon Kecil ke Dampak Jangka Panjang

Sejak 2022, Prudential Indonesia telah menanam total 30.800 pohon mangrove di wilayah pesisir Jakarta. Penanaman terbaru ini juga melibatkan lebih dari 50 karyawan dan tenaga pemasar yang mengikuti sesi edukasi serta penanaman di kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk.

CEO CarbonEthics, Bimo Soewadji, mengatakan manfaat mangrove tidak datang dalam semalam. Menurutnya, pohon-pohon ini bekerja pelan, tetapi hasilnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh lingkungan maupun masyarakat pesisir.

“Mangrove memberikan manfaat yang dirasakan dalam jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir. Upaya restorasi akan memberikan hasil yang lebih luas ketika dijalankan melalui kolaborasi berbagai pihak,” tuturnya.

Jakarta mungkin tidak akan berubah hanya karena ribuan mangrove ditanam hari ini. Namun, di tengah ancaman abrasi dan perubahan iklim yang terus mendekat, setiap pohon yang tumbuh di pesisir bisa menjadi bagian dari harapan untuk kota yang lebih tahan menghadapi masa depan. (ikh)


Share: