Floca.id - Kadang, yang kita cari bukan cuma tempat buat liburan seru. Tapi tempat yang bikin badan rileks, hati tenang, dan diri sendiri terasa lebih terawat. Korea bisa jadi tempat kayak gitu: buat ngerasain cantik dan sehat seutuhnya.
Di tengah padatnya hidup, healing tuh nggak selalu soal jalan-jalan santai. Kadang, kita juga butuh sembuh dari luar maupun dari dalam. Itu yang coba dihadirkan lewat Korea Health & Wellness Mart 2025 di St Regis Hotel Jakarta belum lama ini, acara yang jadi pengingat bahwa Negeri Ginseng bukan cuma buat K-Drama atau K-pop-an aja.
“Sejak 2009, Korea aktif mempromosikan wisata Medical & Wellness ke dunia,” kata Kim Ji Sun, Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office.
Gimana sih Rasanya Dirawat di Korea?

Buat yang suka K-Beauty, nama Korea udah pasti familiar. Tapi ternyata, wisatawan dari Indonesia nggak cuma datang buat belanja skincare. Banyak juga yang datang langsung buat treatment kulit sampai bedah plastik.
Waktu di Korea Health & Wellness Mart 2025, Floca sempat ngobrol langsung sama Lee Dong Suk, Direktur Tim Medical and Wellness Korea Tourism Organization. Lee datang dengan setelan jas hitam, gaya tenang, tapi jelas antusias waktu cerita soal tren ini.
“Belakangan permintaan perawatan non-bedah seperti laser, Juvelook, Rejuran, itu juga sedang meningkat” ujar Lee dengan optimistis. Katanya, banyak juga yang penasaran sama terapi-terapi baru kayak stem cell.
Tren ini makin meluas, apalagi setelah banyak selebritas atau influencer yang share pengalamannya ke publik. Jadi rasanya bukan cuma soal gaya, tapi juga soal jaga kesehatan dan percaya diri.
K-Beauty dan Wellness yang Ramah Muslim

Buat sebagian orang, cantik dan sehat itu nggak cuma soal tampilan. Tapi juga soal jalan hidup yang sesuai prinsip, termasuk yang Muslim. Apalagi kalau lagi di luar negeri, pasti suka kepikiran: halal nggak ya makanannya? Ada tempat salat nggak di kliniknya?
Lee bilang, sekarang Korea makin paham soal kebutuhan itu.
“Kami ingin wisata medis Korea bisa diakses siapa saja, termasuk wisatawan Muslim. Mulai dari makanan halal sampai tempat ibadah di pusat kesehatan, semuanya sedang kami siapkan,” kata Lee, nada bicaranya santai tapi yakin.
Dia cerita, Korea bakal makin serius ngembangin program wisata medis yang nyambung sama K-Culture dan K-Beauty yang udah populer di Indonesia. Mulai dari promosi tematik, tur buat pelaku industri, sampai paket-paket yang disesuaikan buat Muslim traveler.
Jadi, kalau kamu lagi cari tempat buat ngerawat diri, nggak perlu ragu buat coba langsung ke Korea. Karena sehat, cantik, dan pulih, semuanya menunggumu di sana.
Cerita lainnya dari Floca:
Fish and Chips Sampai Salmon: 3 Kuliner Halal di Selandia Baru, Bikin Hati Adem
Website Baru untuk Informasi Medical & Wellness

Biar makin gampang cari informasi, Korea Tourism Organization juga sedang menyiapkan website terpadu yang akan diluncurkan pertengahan tahun ini.
Di situ, wisatawan bisa menemukan informasi lengkap tentang rumah sakit, institusi medis, hingga konten promosi wisata medis. Khusus wellness, akan ada daftar 88 destinasi unggulan Korea yang dikategorikan dalam enam tema: Healing/Meditasi, Kecantikan/Spa, Penyembuhan Alami, Penginapan (Stay), Pengobatan Tradisional Korea, dan Makanan Sehat.
"Saat ini KTO sedang mengembangkan website terpadu untuk informasi Medical and Wellness, yang akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini," kata Lee.
Floca Reminder

Karena merawat diri itu bukan soal gaya hidup semata, tapi soal kembali ke diri sendiri dengan cara yang paling tenang, sehat, dan tetap mindful. Kalau nanti punya kesempatan, siapa tahu Korea bisa jadi titik awal perjalanan itu. (ikh)