Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Gaya / Tren Kecantikan Indonesia Lagi Kinclong, ICI 2025 Jadi Bukti Nyatanya
Tren Kecantikan Indonesia Lagi Kinclong, ICI 2025 Jadi Bukti Nyatanya

Tren Kecantikan Indonesia Lagi Kinclong, ICI 2025 Jadi Bukti Nyatanya

2025-05-15  Ikhsan Digdo  148 views

Floca.id - Industri kecantikan di Indonesia lagi gaspol banget! Buktinya? Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2025 resmi dibuka kemarin (14/5) di JIExpo Kemayoran, langsung jadi magnet buat ratusan pelaku industri kecantikan dari dalam dan luar negeri.

Ajang yang udah masuk tahun ke-14 ini bukan cuma soal pameran bahan baku, tapi juga jadi tempat para inovator kecantikan ngulik tren terbaru, teknologi canggih, sampai formulasi ramah lingkungan.

Dengan tema “Beauty, Innovation and Technology for the Future Trends”, ICI 2025 makin nunjukkin kalau masa depan industri kosmetik Indonesia tuh cerah dan penuh potensi.

ICI 2025 Siap Bahas Tuntas Tren Kecantikan di Indonesia

Pengunjung bisa ikut 26 sesi seminar yang ngebahas tren terkini di dunia beauty—mulai dari skincare, haircare, regulasi, sampai formulasi yang eco-friendly.

Pembicaranya? Dari dalam dan luar negeri, jadi ilmunya nggak main-main. Tahun ini, PERKOSMI nargetin 12.000 pengunjung, naik sekitar 30% dari tahun lalu. Solid!

Statistik yang Glowing

Menurut Statista (Februari 2025), pasar beauty & personal care di Indonesia diproyeksikan tembus Rp 158 triliun tahun ini, dengan pertumbuhan tahunan 4,33% sampai 2030.

Kantar juga nyebut nilai industri ini tumbuh 16%—empat kali lebih tinggi dari sektor FMCG lainnya. Keren!

Dari Inovasi Lokal sampai Kompetisi Formulasi

Tahun ini, ICI diramaikan 122 perusahaan dari berbagai negara dengan total 554 booth. Ada Zona Inovasi, Lab Formulasi, sampai Kompetisi Inovasi buat ngangkat ide-ide segar di balik skincare dan makeup harian.

Nggak ketinggalan, 24 UMKM juga ikut unjuk gigi!

Yang spesial, ICI 2025 hadir dua kali: Jakarta (Mei) dan Surabaya (Oktober). Jadi makin banyak pelaku bisnis bisa dapet insight langsung soal tren dan teknologi terkini.

Dukungan Pemerintah dan BPOM

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, bilang Indonesia punya potensi besar berkat kekayaan hayatinya—lebih dari 30.000 spesies tumbuhan bisa dikembangkan jadi bahan kosmetik. Tapi tetap: harus aman, terbukti khasiatnya, dan berkualitas.

“Kita memiliki lebih dari 30.000 spesies tumbuhan yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber daya untuk produk kosmetik,” kata Taruna, pada pembukaan ICI 2025.

Penggagas ICI PERKOSMI Berharap Industri Kosmetik Indonesia Makin Maju

“ICI ini jadi cerminan pesatnya perkembangan industri kosmetik Indonesia. Harapannya, para pelaku industri bisa terus update dan hasilkan produk yang nggak cuma inovatif, tapi juga punya daya saing global,” kata Sancoyo Antarikso, Ketua Umum PERKOSMI. (ikh)


Share: