Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Intim / Wajah Baru Klinik Yasmin RSCM Buka Harapan Memiliki Buah Hati
Wajah Baru Klinik Yasmin RSCM Buka Harapan Memiliki Buah Hati

Wajah Baru Klinik Yasmin RSCM Buka Harapan Memiliki Buah Hati

2026-05-27  Ikhsan Digdo  335 views

Floca.id - Harapan untuk memiliki buah hati sering kali menjadi perjalanan panjang bagi banyak pasangan. Di tengah kebutuhan itu, RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo kembali memperkenalkan wajah baru Klinik Yasmin Reproductive Cluster dengan layanan yang lebih modern dan nyaman.

Peluncuran kembali klinik yang berada di bawah RSCM Kencana itu digelar baru-baru ini. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono dan Direktur Utama RSCM dr. Supriyanto.

Mengusung tema “Fertility and Beyond with Compassion, Care with Heart”, Klinik Yasmin ingin menghadirkan layanan reproduksi yang lebih dekat dengan pasien. Klinik ini juga menggabungkan teknologi modern dengan pendampingan yang lebih personal selama program kehamilan berlangsung.

 

Cerita lainnya dari Floca:

Di Balik Semangat Kartini, POGI Dorong SPRIN Jadi Gerakan Nasional

 

Layanan Modern dan Pendampingan Pasien

Sejak berdiri pada 2010, Klinik Yasmin dikenal sebagai salah satu pionir layanan fertilitas di Indonesia. Hingga kini, klinik tersebut tetap menjadi rujukan nasional dalam bidang teknologi reproduksi berbantu.

Sepanjang 2025, Klinik Yasmin berhasil mencatatkan 95 kehamilan dari 221 siklus program. Layanan yang tersedia pun semakin lengkap, mulai dari IVF, inseminasi, pemeriksaan infertilitas, hingga pembekuan sperma dan embrio.

Ketua Umum PP POGI Budi Wiweko mengatakan perkembangan teknologi reproduksi terus membuka peluang baru bagi pasangan yang ingin memiliki anak. 

“Teknologi seperti Frozen Embryo Transfer (FET) mampu meningkatkan peluang kehamilan sekaligus menurunkan risiko kehamilan ganda,” ujarnya dalam kesempatan itu.

Selain teknologi, Klinik Yasmin juga menghadirkan sistem satu pasien satu perawat selama proses program berjalan. Pendekatan itu dilakukan agar pasien merasa lebih nyaman dan tidak menjalani proses kehamilan sendirian.

 

Cerita lainnya dari Floca:

Usia Produktif Tak Lagi Aman dari Kanker Paru

9aa1ca50-188d-4198-865f-e733422e09b2.jpg
Momen peresmian wajah baru Klinik Yasmin. (Foto: Klinik Yasmin)

Infertilitas Bukan Hanya Masalah Perempuan

Pada kesempatan yang sama, , Prof. Silvia Werdhy Lestari mengingatkan bahwa infertilitas tidak hanya dipengaruhi faktor perempuan. Menurutnya, laki-laki juga memiliki kontribusi besar dalam kasus gangguan kesuburan.

Ia menjelaskan kualitas sperma dapat dipengaruhi pola hidup sehari-hari yang sering dianggap sepele. 

“Penggunaan celana ketat, kurang tidur, paparan polusi, hingga kebiasaan meletakkan telepon genggam di saku celana juga dapat memengaruhi kualitas sperma,” jelasnya. (ikh)


Share: