Floca.id - Kadang kita suka lupa, kesehatan mental itu sama pentingnya kayak kesehatan fisik. Tapi sayangnya, banyak dari kita yang masih ragu atau takut buat cari bantuan. Apalagi kalau yang dihadapi adalah gangguan seperti Bipolar dan Skizofrenia, dua kondisi yang sering disalahpahami dan masih dikelilingi stigma.
Padahal, menurut dr. Ashwin Kandouw, Sp.KJ, dua gangguan ini perlu ditangani sejak awal. “Skizofrenia itu gangguan mental yang berat. Penderitanya bisa mengalami pikiran yang kacau, halusinasi, emosi tumpul, bahkan bisa berperilaku agresif,” jelasnya. Sementara Bipolar lebih ke arah gangguan suasana hati—bisa naik banget (fase manik) atau jatuh banget (fase depresi).
Bipolar dan Skizofernia Bisa Ditangani
Kedengarannya berat, ya? Tapi bukan berarti nggak bisa ditangani. Justru makin cepat dikenali, makin besar peluang untuk pulih dan hidup lebih stabil.
Sayangnya, masih banyak yang enggan ke psikiater. Ada yang denial, ada yang takut dicap “gila,” ada juga yang bingung harus mulai dari mana. Kadang keluarga pun ikut menyangkal. Akhirnya, si penderita terlambat mendapat pengobatan.
Ini yang disayangkan. Karena menurut dr. Ashwin, setiap kali penyakitnya kambuh, sel otak bisa rusak dan nggak bisa balik lagi. Makin sering kambuh, makin banyak yang rusak. Tapi kalau pengobatan dijalani dengan teratur, banyak gejala bisa dikendalikan. Jadi, kualitas hidup pun bisa jauh lebih baik.
Cerita lainnya dari Floca:
Enggak Cuma Obat, Support System Segalanya buat Pasien Bipolar & Skizofrenia
PT Wellesta Hadir untuk Tangani Skizofernia dan Bipolar
Kabar baiknya, makin banyak pihak yang peduli soal ini. Salah satunya PT Wellesta, perusahaan farmasi yang fokus ke kesehatan mental. Mereka aktif bikin program edukasi dan kerja sama dengan pemerintah buat meningkatkan pemahaman masyarakat. Tujuannya? Supaya makin banyak orang yang aware, nggak takut berobat, dan tahu harus ke mana saat butuh bantuan.
“Kami menyadari, jika tidak diatasi dengan baik, kej adian GB dan Skizofrenia akan terus bertambah,” kata Hanadi Setiarto dari Wellesta. Karena itu, mereka ingin menciptakan lingkungan yang lebih suportif, di mana pasien dan keluarganya bisa merasa dimengerti dan didukung.
Intinya, kalau kamu atau orang terdekatmu mulai ngerasa ada yang nggak beres—baik itu mood yang naik turun ekstrem, halusinasi, atau pikiran kacau, jangan tunggu makin parah. Konsultasikan ke tenaga medis yang kompeten.
Floca Reminder
Karena hidup tenang dan waras itu hak semua orang. Kita semua berhak mendapat pertolongan yang layak, termasuk dalam menjaga kesehatan jiwa. Mengingatkan dan menemani mereka yang sedang berjuang dengan gangguan mental, juga bisa jadi bentuk ikhtiar dan kebaikan kecilmu hari ini. Saling jaga, saling dukung, karena begitulah hidup yang penuh berkah dijalani. (flc)
Sumber Foto Cover: Unsplash/micheile henderson